Dear Ukhti-ku…

30 06 2008

Dear ukhti-ku yang kucintai karena Allah…
Apa kabar imanmu hari ini? Semoga Allah Yang Maha Indah selalu memberi keindahan kepadamu dan melindungimu dari segala keburukan.
Ukhti-ku yang kucintai karena Allah, sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah. Dan “perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai sholat lima waktu dan ketaatannya terhadap suami”. (HR. Ibnu Hibbab dari Abu Hurairah). Read the rest of this entry »





It’s a Very Poluted World!

25 06 2008

Serba salah. Mungkin itu kata yang tepat yang dapat menggambarkan kondisi kehidupan kita sekarang. How Come? let’s see..

Ketika kita ingin menerapkan pola hidup sehat misalnya, kita mungkin tidak akan menjadi seorang perokok, akan memilih menu makanan sehat yang di dominasi oleh ikan-ikanan, buah, dan sayur. Mungkin kita juga akan menambahkan suplemen yang dapat memberikan nutrisi yang mungkin tidak terpenuhi oleh makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Read the rest of this entry »





Siapa yang ‘Ndeso’?

7 05 2008

(Dari milis tetangga — semoga dengan menyebarkan tulisan ini ikut membuka mata anak bangsa yang membacanya. Thanks to the writer)

oleh : Ika S. Creech *)

Deso (baca ndeso) itulah sebutan untuk orang yang norak, kampungan, udik, shock culture, Countrified dan sejenisnya. Ketika mengalami atau merasakan sesuatu yang baru dan sangat mengagumkan, maka ia merasa takjub dan sangat senang, sehingga ingin terus menikmati dan tidak ingin lepas, kalau perlu yang lebih dari itu. Kemudian ia menganggap hanya dia atau hanya segelintir orang yang baru merasakan dan mengalaminya. Maka ia mulai atraktif, memamerkan dan sekaligus mengajak orang lain untuk turut merasakan dan menikmatinya, dengan harapan orang yang diajak juga sama terkagum-kagum sama seperti dia.

Lebih dari itu ia berharap agar orang lain juga mendukung terhadap langkah-langkah untuk menikmatinya terus-menerus. Hal ini biasa, seperti saya juga sering mengalami hal demikian, tetapi kita terus berupaya untuk terus belajar dari sejarah, pengalaman orang lain, serta belajar bagaimana caranya tidak jadi orang norak, kampungan alias deso.

Semua kampus di Jepang penuh dengan sepeda, tak terkecuali dekan atau bahkan Rektor pun ada yang naik sepeda datang ke kampus. Sementara si Pemilik perusahaan Honda tinggal di sebuah apartemen yang sederhana. Ketika beberapa pengusaha ingin memberi pinjaman kepada pemerintah Indonesia mereka menjemput pejabat Indonesia di Narita. Dari Tokyo naik kendaraan umum, sementara yang akan dijemput, pejabat Indonesia naik mobil dinas Kedutaan yaitu mercy.
Read the rest of this entry »